Bisnis Bunda 3F

SimpleBizNet

Selasa, 28 Februari 2012

Salah Paham!!

Bukan sekali dua kali orang berantem cuma gara-gara salah paham. Yang satu memaknai apa, yg lain memaknai apa, masing-masing berjalan dengan persepsinya, belum lagi didiskusikan hasil pemikiran dan persepsi tersebut, udah ribut.

Seringkali kita salah mengartikan atau memaknai sesuatu hanya berdasar persepsi pribadi, ujug2 marah ga karuan dan akhirnya memancing keributan.

Orang ngomongnya keras dikira lagi marah2, pdhal orang tersebut memang gaya bicaranya begitu
Orang melambai ga liat, atau ditegor diem aja, pdhal mungkin aja ybs lagi ga pake kacamata
Orang nulis pake tanda seru dikira lagi marah2, pdhal bisa jadi ybs mau menegaskan atau berseru
Orang nulis pake capslock dikira marah2, pdhal mungkin keypad atau keyboardnya lagi rusak
Telpon ga diangkat dikira ga mau terima telp, pdhal mungkin mandi, tidur, atau rapat?

Ada lagi yg mau sebut contoh?

Alangkah bijak jika kita konfirmasi dulu kebenaran faktanya, tanyakan, dengarkan baik-baik dari sisi yang bersangkutan, samakan dulu persepsi dg fakta, baru deh tentukan sikap. Akuuurrr??

Jago negosiasi = jago nawar?

suami : koh, ban tubeless yg lumayan yg mana?
engkoh : yg ini, lebih bagus
suami : brp tuh?
engkoh : 190rb
suami : kalo yg itu brp?
engkoh : 210rb
suami : hm, yg kemaren engkoh bilang 165rb dah ama pasang yg mana?
engkoh :*dg muka agak kaget* oo, yg ini *nunjuk ban yg lain dr yg udah ditawarin*, tapi yg masangnya lagi ga datang tuh
suami : kalo ga sama pasang brapa koh? bisa pasang dimana aja kan?
engkoh : 155rb deh kurangin ongkos pasang, loe pasang sana aja tuh sama pakdhe, paling 10rb
suami : ya udah koh, nih 155rb kan? bisa pasang dimana aja kan koh?

berhasillah nenteng ban tubeless baru dan meluncurlah mencari tukang pasang ban terdekat

suami : bang, pasang ban brapa nih?
tk tambal ban : 14rb bang
suami : yaaa, 10rb aja
tk tambal ban : ya udah

sambil nungguin ganti ban, suami ngobrol macem2 sama tk tambal ban samonpai pada

suami : eh gimana kalo ban gw tinggal sama ban dalam, buat loe, gantinya, ongkos pasang
tk tambal ban : ???!!!***

Senin, 27 Februari 2012

Emang harus sadis sih

Seperti biasa, malam itu semua berkumpul untuk makan malam bersama

Ferdi : bund, adukin dunk
Bunda : apanya yg diadukin *bertanya dg kalem*
Ferdi : ini nasinya diadukin
Bunda : loh kog bunda, Ferdi aja yg aduk sendiri, bisa kan?
Ferdi : bunda aja, Ferdi ga bisa
Bunda : gak ah, aduk sendiri aja kalo emang mau makan *emak males
Falda : sini kak biar Falda adukin
Ferdi : gak ah, ga usah
Falda : biar Falda aja, Falda bisa kog adukin
Ferdi : ga aahh, kakak bisa kog, ga usah
Falda : siniii, biar Falda aja
Ferdi : ga, biar kakak aja
Bunda : tuh, Ferdi bisa kan aduk sendiri?
Ferdi : aaahhhhh bunda, tolong adukin dooonk *merajuk manja
Bunda : ga, Ferdi bisa kan? kalo memang mau, aduk sendiri, knapa kog musti bunda yg adukin?
Ferdi : bunda aja deh
Bunda : gak! Ferdi males yaaa? kalo ferdi aja males, apalagi bunda
Ferdi : *dg muka ditekuk dan mulut bersungut2, diaduk2 juga nasi dan kecap itu*

Rabu, 22 Februari 2012

Tempat sampahnya luas yaaa!!

Suatu kali aku pergi berdua suami naik motor ke arah Rawamangun. Sampailah kami di sebuah perempatan besar lampu merah. Sambil menunggu lampu hijau menyala, kami mengobrol ngalor ngidul ketika tiba-tiba dikagetkan dengan pemandangan sampah kecil yang dijatuhkan dari kaca jendela mobil. Tanpa basa-basi, aku langsung lihat jelas orang yang buang sampah itu, aku tatap terus tak berkedip. Sampai salting sendiri orangnya. Sayangnya aku ga punya keberanian menegur. Ehhh, kog ya aku pikir dia ga akan melakukan lagi, ternyata berikutnya melakukan hal yg sama, buang sampah lewat kaca jendela...ck..ck..ck..naik mobil tapi kelakuan kek orang ga sekolah

"tempat sampahnya luaassssssssssssss ya pak!!!"


Yg "keren"nya!! Budaya begini menular dengan mudah! Kalau ada teman atau orang di sebelahnya buang sampah begitu aja di lantai, yg lain dijamin akan ngikut juga! Seolah-olah begitu aturannya, "silahkan buang sampah disini!! Ini tempat sampah juga kog, kan tempat sampahnya luasssss!!!"

Bukan sekali dua kali aku menemui hal seperti itu, di stasiun, di pasar, di bus, dengan entengnya orang membuang sampah di tempat umum. Sambil ngupas jeruk, sampahnya dengan entengnya dibuang begitu aja di lantai, ga peduli itu lantai apa, buang begitu aja keluar jendela, ga peduli yg di luar jendela itu ada apa, buang begitu aja ke sungai, ga peduli di sungai itu nantinya akan ada banyak sampah dan bikin banjir, pikirnya "aaahh yg penting disini dah bersih, bodo amat disana". Mo jadi apa anak2 kalo liat orang tuanya dengan entengnya buang sampah sembarangan!!

Padahal kalo liat lingkungan cantik dan rapi, senang juga toohh? Kalo liat kota kita bebas banjir, aman juga toohh?

Knapa itu sampah ga dikantongi dulu siihhh? Nanti baru dibuang kalo nemu tempat sampah!!

sumber foto : diambil dari SINI ya

Selasa, 14 Februari 2012

Teori Konspirasi Kematian.......... [versi suami]

Bukannya mau mengungkit atau mengusik kematian para artis-artis kelas dunia. Tapi sewaktu mendengar berita kematian penyanyi Whitney Houston baru-baru ini, mendadak suami bilang gini

"Aku curiga, kematian mereka (Michael Jackson, Mariah Carey) direkayasa, semua kematiannya rata-rata disebut belum diketahui pasti, tidak wajar dan sebagainya, sampai sekarang juga tidak jelas kan? Mungkin memang sengaja diatur oleh produser atau management artisnya. Tuh liat aja, karena berita kematiannya, semua orang dibuat terhenyak, lalu hampir semua media mengangkat lagi berita-berita tentang mereka, memutar ulang lagunya, lagunya menjadi naik daun kembali, penjualan albumnya melonjak drastis, lagunya dinyanyikan dimana-mana, royalti naik berlipat-lipat"

Waaa, aku langsung bilang

"Bisa jadi ya, mereka sebelumnya kan sempat "tenggelam" dan terpuruk, bahkan terakhir Whitney dikabarkan sangat bangkrut, sampai perlu pinjam uang US$ 100 pada temannya.

Kalo memang kenyataannya WH sampai dibunuh atau "bunuh diri" dg cara tragis, kejam juga ya para produser itu, sama jahatnya dengan dunia politik ya"

"loh memang iya kan, dunia seni, kalau udah masuk ke industri kapitalis dan berhubungan dengan uang, akan sama jahatnya dengan dunia politik, ada mafianya juga"

Isshhh, entah benar atau salah, namanya asumsi, namanya juga spekulasi, teori konspirasi.

Malah kemaren pas lagi ke toko buku secara ga sengaja liat buku tentang 111 teori konspirasi di seluruh dunia, macam-macam kasusnya, mulai dari Tsunami Aceh, peristiwa 11/9, Lady Di, macam-macam spekulasinya. Termasuk salah satunya adalah teori konspirasi kematian Michael Jackson, yang menyebutkan teori yg mirip teori suamiku, tapi ada teori lain yg menyebutkan bahwa sebenarnya MJ tidak benar-benar mati, melainkan membayar orang sewaan, ia berpura-pura dikabarkan mati dengan tujuan terlepas dari lilitan hutang dan penjualan albumnya kembali meningkat. Hm....

Bicara teori konspirasi, memang akan memunculkan banyak spekulasi, tapi mudah-mudahan saja itu hanya sekedar spekulasi saja. Mudah-mudahan kematian mereka bukan karena sebab yang disebutkan dalam spekulasi itu. Rest In Peace Whitney, MJ.

Kamis, 09 Februari 2012

Menaklukkan Anak Super Aktif

Punya anak-anak yang super aktif (bedakan dengan hiperaktif ya) itu memang luar biasa deh. Selain kitanya yang kudu panjang sabar, panjang pengertian, kita juga dibuat kreatif, selalu dibuat mikir, bagaimana cara agar si anak super aktif ini lebih banyak melakukan hal-hal positif.

Yang perlu diingat sih, anak-anak super aktif ini adalah anak-anak yang memang dari "sana"nya kelebihan energi. Saking kelebihan, mereka ga bisa diam, bawaannya selalu mau bergerak, pengen tahuan, tanya ini itu, dsb. Kalo mereka diam malah stress. Mereka baru akan diam kalau sudah tidur, itupun tidurnya juga ga bisa diam, xixixi.

Gimana duoonkk triknyaaa :
Kasih kesibukaaannn
apaan siihh?
1. Olahraga kalo memang suka olahraga,
Nih yaaa, kalo Faldi memang suka main bola, jadi difasilitasi deh, pulang sekolah atau ngaji, boleh main bola, dibeliin bola & sepatunya juga. Ini bisa membantu menyalurkan kelebihan energinya ke hal-hal positif sekaligus menyalurkan kelebihan energinya dengan kegiatan yang membutuhkan banyak energi

2. Ketrampilan kalau suka dengan berbagai jenis ketrampilan, misalnya bikin prakarya, buat anak-anak aktif tapi tidak terlalu suka dengan kegiatan yang melibatkan fisik
Nah, kalo Ferdi yang ga terlalu suka olahraga tapi ga bisa diam juga senangnya dikasih kegiatan bikin prakarya. Menggambar, mewarnai, bikin origami, main puzzle, lego2an, dsb

3. Delegasikan beberapa tugas/kerjaan yang dia suka dan bisa mereka kerjakan
Anak-anak seperti ini biasanya senang kalau bisa melakukan sesuatu yang sekiranya dia senang dan bisa dilakukannya. Nah biasanya Faldi, Ferdi, maupun Falda, paling sukaaa kalau dikasih tugas kerjaan yang emang dia mau dan bisa, asal diajak atau diminta dengan cara yang asyik.

"Bantu bunda yuuukkk, ada yg mau? bunda mau bikin nasi goreng"
"horeeeee"
"aku yg dadar telor yaaa"
"aku yg ambil nasi"
"aku yg potong2"
"aku yg ambil piring"

atau

"Ishhh rumahnya ga keren niy, rapiin sama-sama yuuukkkk, malu kalo diliat orang"
"aku yg nyapuu"
"aku yg beresin kertas2"
"aku yg ngepeeeeel"

Naahhhh enak kaaann?
Ga ada asistem rumah tangga?
Ga khawatir duooonkk, kan ada banyak asisten ^____^

Menaklukkan Anak Super Aktif

Punya anak-anak yang super aktif (bedakan dengan hiperaktif ya) itu memang luar biasa deh. Selain kitanya yang kudu panjang sabar, panjang pengertian, kita juga dibuat kreatif, selalu dibuat mikir, bagaimana cara agar si anak super aktif ini lebih banyak melakukan hal-hal positif.

Yang perlu diingat sih, anak-anak super aktif ini adalah anak-anak yang memang dari "sana"nya kelebihan energi. Saking kelebihan, mereka ga bisa diam, bawaannya selalu mau bergerak, pengen tahuan, tanya ini itu, dsb. Kalo mereka diam malah stress. Mereka baru akan diam kalau sudah tidur, itupun tidurnya juga ga bisa diam, xixixi.

Gimana duoonkk triknyaaa :
Kasih kesibukaaannn
apaan siihh?
1. Olahraga kalo memang suka olahraga,
Nih yaaa, kalo Faldi memang suka main bola, jadi difasilitasi deh, pulang sekolah atau ngaji, boleh main bola, dibeliin bola & sepatunya juga. Ini bisa membantu menyalurkan kelebihan energinya ke hal-hal positif sekaligus menyalurkan kelebihan energinya dengan kegiatan yang membutuhkan banyak energi

2. Ketrampilan kalau suka dengan berbagai jenis ketrampilan, misalnya bikin prakarya, buat anak-anak aktif tapi tidak terlalu suka dengan kegiatan yang melibatkan fisik
Nah, kalo Ferdi yang ga terlalu suka olahraga tapi ga bisa diam juga senangnya dikasih kegiatan bikin prakarya. Menggambar, mewarnai, bikin origami, main puzzle, lego2an, dsb

3. Delegasikan beberapa tugas/kerjaan yang dia suka dan bisa mereka kerjakan
Anak-anak seperti ini biasanya senang kalau bisa melakukan sesuatu yang sekiranya dia senang dan bisa dilakukannya. Nah biasanya Faldi, Ferdi, maupun Falda, paling sukaaa kalau dikasih tugas kerjaan yang emang dia mau dan bisa, asal diajak atau diminta dengan cara yang asyik.

"Bantu bunda yuuukkk, ada yg mau? bunda mau bikin nasi goreng"
"horeeeee"
"aku yg dadar telor yaaa"
"aku yg ambil nasi"
"aku yg potong2"
"aku yg ambil piring"

atau

"Ishhh rumahnya ga keren niy, rapiin sama-sama yuuukkkk, malu kalo diliat orang"
"aku yg nyapuu"
"aku yg beresin kertas2"
"aku yg ngepeeeeel"

Naahhhh enak kaaann?
Ga ada asistem rumah tangga?
Ga khawatir duooonkk, kan ada banyak asisten ^____^

Minggu, 05 Februari 2012

Bikin Donat sambil belajar Matematika

Ferdi : bund, besok kakak Faldi di sekolah bikin donat
Bunda : loh emang besok ada kertakes *kerajinan tangan & kesenian*, kak? bukannya hari rabu faldi mo bikin2 kerajinan juga, kemaren minta beliin karton gitu buat apa?
Faldi : bukan bund, besok itu bikin donat pelajaran matematika
Bunda : *mulai bingung* loh pelajaran matematika kog bikin donat
Faldi : iya, emang gitu, minggu kemaren bikin juice
Bunda : apa hubungannya matematika sama bikin donat kak, apa hitung2an bahan2nya gitu?
Faldi : kalo minggu kemaren bikin juice itu belajar ngitung2 bund, mulai dari belinya, kalo 1/2 kg berapa harganya, trus timbangannya, kalo 1/2 kg itu berapa banyak, 1/4 kg itu berapa banyak, 1/2 kg itu sama dengan berapa gram, ya gitu2 bund
Bunda : oooooo...udah belajar satuan kak? ck..ck.ck

ck..ck..ck..sekarang kelas 4 udah belajar tentang satuan ukuran ya? ampe lupa dulu pelajaran beginian didapat kelas berapa?
Untung aja gurunya cukup kreatif, mengajar dg cara praktek seperti itu, jd anak2 lebih mudah menangkap pelajarannya, coba kalo disampaikan seperti dulu, kasihan juga anak2 itu ya.

Sabtu, 04 Februari 2012

Jadi Supir Kamu

Dalam perjalanan pulang dari sebuah tempat

Istri : mas, kadang2 aku pengen deh belajar motor, dulu kan mas pernah bilang, belajar motor atau mobil, biar bisa kemana-mana sendiri, ga harus naik turun angkot, bis/kereta, biar lebih mobile.

Suami : trus?

Istri : kemaren waktu mas pergi *ke luar kota*, berasa banget anter jemput anak2 naik angkot, anak2 juga kasihan jalan kaki lumayan jauh, ongkosnya juga lebih mahal dibanding naik motor, bisa ke banyak tempat pula dg cepat, liat motor nganggur di rumah, sayang aku ga bisa bawa, jd kepikiran mo belajar motor/mobil, tapi berani ga ya?

Suami : trus? *masih asyik mendengarkan istrinya curhat*

Istri : Tapi aku takut juga, wong dibonceng aja aku sering ngeri kalo ketemu persimpangan besar tanpa lampu merah gitu, yg dr sana nyerobot, yg dr sini nyerobot, kadang2 ga ada yg mau ngalah, wuih, ngebayangin ada di posisi itu, bisa2 aku berhenti di tengah jalan *tapi takut ketabrak*, atau milih minggir dan nunggu kosong, xixixi, ga lucu kan. kalo di jalanan komplek sih mungkin masih berani ya, tapi kalo udah keluar komplek dan ketemu jalan besar yg rame, duh gimana, ngeri

Suami : ya udah sekarang kamu ga usah mikirin musti bisa bawa motor/mobil, biar aku aja, ntar kalo kamu bisa bawa mobil/motor...

Istri : jadi pergi kemana2 ya? *nyamber*

Suami : bukan!! kalo kamu bisa bawa motor/mobil, ntar aku nganggur, ga ada yg dikerjain. Biar aja deh aku yg anter jemput kamu, ga papa kog aku jadi supir kamu

Istri : *speechless*